Posted on Juni 26, 2009 by hildalexander
Kondisi krisis yang mengharuskan efisiensi di segala hal, menjadi motivator kuat yang mendorong Grup Gapura Prima, melansir Gapura Prima Plaza (GP Plaza). Revisi biaya sewa ruang, salah satunya, merupakan aksi efisiensi yang dilakukan beberapa perusahaan, baik domestik maupun multinasional. Mereka mulai mempertimbangkan opsi untuk relokasi ke ruang perkantoran yang ukurannya lebih kecil di tempat yang [...]
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Leave a Comment »
Posted on Juni 26, 2009 by hildalexander
Mempertimbangkan kinerja perseroan yang tidak terlalu terdampak krisis dan antusiasme pasar yang begitu kuat terhadap produk-produk PT Summarecon Agung Tbk., mereka berencana melanjutkan kembali proyek perumahan skala kota Summarecon Bekasi. Sebagaimana kita ketahui, proyek seluas 250 Ha tersebut sempat ditunda lebih kurang satu tahun.
Pendapatan perseroan tahun buku 2008 tercatat mengalami kenaikan 23,3% menjadi Rp1,3 triliun [...]
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori | 2 Komentar »
Posted on Juni 26, 2009 by hildalexander
Realisasi pembangunan jalan lingkar luar Bogor/Bogor Outer Ring Road (BORR) yang telah dimulai tahun lalu berdampak positif terhadap dinamika perkembangan properti. Gairah pengembangan baru sudah terlihat bahkan sejak jalan yang melingkari sisi utara Bogor sepanjang 11 Km itu masih dalam tataran rencana. Terutama di jalur-jalur yang dilintasinya; kawasan Sentul Selatan, Kedung Halang, Simpang Yasmin hingga [...]
DIarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Leave a Comment »
Posted on Juni 4, 2009 by hildalexander
Ketidakpastian kondisi ekonomi dan keengganan perbankan merespon stimulus BI yang sudah menurunkan suku bunganya menjadi 7% dijadikan motivasi kuat buat PT Jakarta Setiabudi International, Tbk., (JSI), untuk membatalkan proyek Mega Kuningan Land, di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Vice President Director PT JSI, Hari Purwo Prawiro memberikan konfirmasi itu, Kamis (4/6) di Menara Cakrawala, Jakarta Pusat. Dalam [...]
DIarsipkan di bawah: property business and industry | 4 Komentar »