Pilah Pilih Rusunami

Rumah susun sederhana milik (rusunami) yang digagas pemerintah kini hangat dibicarakan masyarakat. Bahkan di dunia maya, muncul portal www.rusunami.net yang menjadi tempat bertukar informasi para calon pembeli rusunami. Segala informasi tentang rusunami dibicarakan, mulai lokasi, harga, cara pembayaraan, sampai masalah-masalah seputar hidup di hunian vertikal. Dengan tagline Gaya Hidup Vertikal, portal ini telah menjadi salah satu sarana mendapatkan informasi sebelum membeli rusunami.

Animo masyarakat untuk memiliki rusunami memang cukup tinggi. Wajar saja, untuk bisa tinggal di Jakarta, terutama di landed house, membutuhkan dana yang besar. Akhirnya tinggal jauh di pinggir Jakarta menjadi pilihan. Namun, kemacetan yang semakin parah, membuat tinggal di pinggir Jakarta menjadi sebuah penderitaan. Banyak waktu terbuang di jalan. Hadirnya rusunami dengan harga Rp99 sampai Rp144 juta (subsidi) menjadi sebuah jawaban yang dinantikan.

Diusungnya program pembangunan 1.000 tower rumah susun oleh pemerintah salah satunya adalah agar masyarakat berpenghasilan rendah, maksimal Rp4,5 juta per bulan, bisa tinggal di hunian vertikal. Oleh karena itu pemerintah memberi berbagai insentif seperti bebas PPn, subsidi uang muka dan selisih bunga. Namun kenyataannya, masyarakat berpenghasilan lebih dari Rp4,5 juta/bulan banyak yang tergiur ingin tinggal di rusunami walaupun harus membeli dengan harga normal alias kena PPn dan tidak mendapat subsidi uang muka dan selisih bunga.

Rusunami di Jakarta
Jakarta Timur
No Nama Lokasi Pengembang Lahan (Ha) Tower Unit
1 Prima 1 Jl Pulogebang Raya, Jak-Tim KSU Perumnas dan PT Primaland 0,4 1 390
2 Sentra Timur Residence Jl Pulogebang Raya, Jak-Tim Perumnas dan PT Bakrieland Tbk. 2,8 11 4.500
3 Menara Cawang Jl SMA 14, Cililitan, Jak-Tim PT Cawang Housing Development 0,5 3 714
4 Taman Jatinegara Jl KRT Rajiman, Jak-Tim PT Inti Rekatama Jasa 6 15 5.420
5 East Park Jl KRT Rajiman, Jak-Tim PT Cakra Sarana Persada 2 3 3.400
6 Sunway Garden Cipayung, Jak-Tim Grup Pikko 12
7 Kalimalang Residence Jl Kalimalang, Jak-Tim PT Mitra Safir Sejahtera 2,7 3 1.008
8 Apartemen Penggilingan Cakung Penggilingan, Cakung, Jak-Tim PT Nusuno Karya 1,1 3 444
9 Apartemen Cibubur Village Jl Radar Auri, Jak-Tim PT Bina Karya Grahatama
10 Apartemen Cipayung Cipayung, Jak-Tim PT Bina Kualita Teknik 6,8 1
11 Cibubur Comfort Apartment Jl SMP 147, Cibubur, Jaktim PT Rajawali Core Indonesia 0,46 4 271
Jakarta Utara
No Nama Lokasi Pengembang Lahan (Ha) Tower Unit
1 Gading Nias Residence Jl Pegangsaan 2, Jak-Ut PT Tiara Metropolitan Jaya (Grup Agung Podomoro) 4 14 6.097
Jakarta Selatan
No Nama Lokasi Pengembang Lahan (Ha) Tower Unit
1 Kalibata Residence Jl TMP Kalibata, Jak-Tim PT Pradani Sukses Abadi (Grup Agung Podomoro) 12,24 7 6.097
2 Tanjung Kalibata Jl Pengadegan Timur 1, Jak-Sel PT Graha Rayhan Tri Putra
3 Lebak Lestari Garden Jl Lebak Bulus, Jak-Sel Grup Pikko 3 3.000
4 Gateway Jl Ciledug Raya No 15, Jak-Sel PT Binakarya Jaya Abadi 0,74 1 1.000
Jakarta Pusat
No Nama Lokasi Pengembang Lahan (Ha) Tower Unit
1 Menara Salemba Batavia Matraman, Jak-Pus PT Anggana Development (Bahama Group)
2 Bandar Kemayoran Jl Benyamin Sueb Kav C, Jak-Pus DP3KK dan Perumnas 1,9 3 1.080
Jakarta Barat
No Nama Lokasi Pengembang Lahan (Ha) Tower Unit
1 Menara kebon Jeruk Jl Kebon Raya, Duri Kepa, Jak-Bar PT Anggana Development (Bahama Group) 0,47 1 1.682
2 Crown Executive Jl Daan Mogot Km 14, Jak-Bar PT Crown Porcelain 3,02 8 3.250
3 Daan Mogot Jl Daan Mogot, Jak-Bar Grup Omma 0,5 400
4 City Park Jl Raya Kapuk, Cengkareng Timur,Jak-Bar Perumnas dan PT Reka Rumanda Agung Abadi 3,7 10 3.146
5 Cengkareng Jl Raya Kapuk, Cengkareng Timur,Jak-Bar 8,5 6.600

Banyaknya masyarakat mampu yang membeli rusunami membuat beberapa pihak mengatakan rusunami salah sasaran. Namun hal ini dibantah Menteri Negara Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Asy’ari. “Sampai saat ini belum ada KPA subsidi yang cair, jadi saya tidak setuju kalau dibilang salah sasaran,” katanya. Memang, tidak ada aturan bahwa rusunami harus dibeli oleh masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp4,5 juta/bulan.

Mantan Direktur Kredit BTN, Siswanto menilai, siapapun yang membeli rusunami tidak usah dipermasalahkan. “Yang penting semakin banyak orang yang tinggal di hunian vertikal di kota Jakarta dan menyerap tenaga kerja yang besar,” ujar Siswanto. Menurutnya, saat ini perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat tentang keuntungan tinggal di hunian vertikal. “Jika semakin banyak yang tinggal di hunian vertikal, secara tidak langsung tercipta sosialisasi karena mereka yang sudah tinggal di hunian vertikal akan bercerita kepada yang belum membeli,” papar Siswanto.

Banyak Pilihan

Pilihannya pun kian beragam. Dari penelusuran Properti Indonesia, saat ini setidaknya ada 23 rusunami yang sedang dan akan di bangun di Jakarta. Paling banyak dibangun di Jakarta Timur yakni 11 proyek rusunami. Kemudian Jakarta Barat (5 proyek), Jakarta Selatan (4 proyek), Jakarta Pusat (2), dan Jakarta Utara (1). (lihat tabel)

Jakarta Timur dianggap potensial untuk dibangun rusunami karena banyak masyarakat Jakarta yang tinggal di Bekasi atau Cibubur. Melihat peluang yang besar, PT Inti Rekatama Jasa akan membangun rusunami Taman Jatinegara. Lokasinya di pinggir Jl KRT Rajiman. Di atas lahan seluas 6 Ha, akan dibangun 15 tower rusunami dengan total 5.420 unit yang menelan investasi sebesar Rp750 miliar. “Tahap pertama akan dibangun 5 tower sebanyak 1.700 unit,” ujar Erri Irawan Kaslan, Direktur Utama PT Inti Rekatama Jasa.

Erri optimis dalam waktu 4-5 tahun ke depan, semua unit rusunami Taman Jatinegara akan habis terjual. “Saya optimis sekali karena potensinya sangat besar,” kata Erri. Selain rusunami, juga dibangun landed house sebanyak 150 unit di atas lahan seluas 3 Ha dengan harga Rp500 jutaan. Lahan yang dipakai adalah milik Pemprov DKI Jakarta yang dikelola oleh Badan Pengelola Lingkungan Industri dan Permukiman (BPLIP). Tadinya PT Inti Rekatama Jasa mau membangun apartemen berharga Rp150-Rp250 juta. Namun, “Membangun rusunami lebih berpeluang terserap pasar,” kata Erri. Rusunami Taman Jatinegara tipe 21,2 m2 (semi gross) dijual Rp86 juta sedangkan tipe 35,4 m2 dijual Rp144 juta. Uang muka ditetapkan sebesar 15% dari harga jual.

Kerjasama PT Inti Rekatama Jasa dengan BPLIP, ungkap Erri, antara lain BPLIP mendapat uang sesuai dengan NJOP tanah, uang dari keuntungan atau mendapat kios yang bisa disewakan, juga rumah susun sederhana sewa (rusunawa). “Kami akan membangun rusunawa di atas lahan seluas 1,2 Ha sebanyak 120 unit,” ungkap Erri. Rusunawa yang rencananya akan selesai dibangun tahun depan ini kemudian akan diserahkan kepada BPLIP. Sementara rusunami Taman Jatinegara rencananya akan dibangun dua bulan lagi dan diserahterimakan kepada pembeli Agustus 2009.

Fasilitas yang akan disediakan antara lain kolam renang, sport club, ruang serba guna, ruang komersial. “Setiap tower kami sediakan 2 lift berukuran besar sehingga kalau ada yang sakit tempat tidur bisa masuk lift,” kata Erri. Rencanaya, PT Inti Rekatama Jasa akan mengajukan kredit konstruksi sebesar Rp100 miliar ke Bank Tabungan Negara (BTN). Erri berharap pemerintah membantu membangun infrastrukur jalan ke proyeknya. Juga penyediaan listrik dan air. “Program pembangunan rusunami sangat bagus dan harus didukung oleh semua pihak karena salah satunya bermanfaat membentuk karakter masyarakat menjadi lebih disipilin,” kata Erri.

Rusunami yang tahun ini sudah bisa diserahterimakan adalah City Park yang dibangun kerjasama Perumnas dan PT Reka Rumanda Agung Abadi di Cengkareng, Jakarta Barat. Pertengahan bulan lalu telah dilakukan penutupan atap (topping off) satu menara City Park. Rencananya Agustus mendatang sudah bisa diserahterimakan. Dari seluruh menara yang dibangun (10 menara, 3.146 unit), saat ini sebanyak 2.973 unit telah terjual. Sekitar 1.200 unit di antaranya sudah memasukkan data-data untuk pengurusan kredit pemilikan apartemen (KPA) ke BTN. “Bahkan BTN sudah menyetujui permohonan kredit untuk 700-an unit,” ungkap Himawan Arief, Direktur Utama Perumnas.

Sumber: Properti Indonesia edisi Juni 2008

Iklan

3 Tanggapan

  1. Salam kenal Mbak Hilda,

    Thanks untuk ulasan rusunaminya. Saya sendiri berminat atas Apartemen Taman Jatinegara, tapi baru ketemu disini informasi yang paling lengkap.

    Mungkin yang perlu dilakukan pemerintah adalah bagaimana agar program ini tidak salah sasaran. Misal agar bisa memastikan para pembeli adalah pembeli rumah pertama dan prioritas untuk PNS (walaupun mungkin cicilan yang ada masih sangat berat untuk PNS).

    Pemerintah harus bisa menjaga agar pembeli rusunami bukan untuk kalangan menengah yang hanya ingin sekedar investasi.

    Salam

    salam Mbak…. terima kasih sudah mampir… itulah kenyataan yang terjadi di lapangan. Banyak pembeli bermotif investasi justru memborong unit-unit rusunami. Sementara MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) yang dibidik justru hanya mendapat ‘remah-remahnya’ saja…Sementara untuk pengawasan, pemerintah belum membentuk suatu badan yang memiliki otoritas dan kewenangan memberikan sanksi bagi pengembang yang menyalahgunakan subsidi pemerintah….

  2. salam kenal

    saya cuma ingin tahu apa benar jika kita membeli rusunami kita harus bayar view..seperti contohnya menghadap kolam renang bayar 19 juta dan menghadap jalan 17 juta..itu menurut saya banyak sekali sedangkan kita membeli apartemen itu cukup mahal kenapa harus membayar viewnya lagi..saya jadi berpikir 3 kali untuk membeli rusunami itu..kenapa teman saya mau untuk membayar harga viewnya..apa itu benar?saya menunggu jawabannya..terima kasih 🙂

    • betul…lazim diberlakukan seperti itu, ada view fee yang besarannya tergantung masing-masing rusunami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: