Grand Champa Berubah Jadi 1 (One) Park Residences

PT Intiland Development Tbk akan merilis kondominium 1 (One) Park Residences secara resmi pasa awal September 2008 ini. 1 (One) Park Residences merupakan nama baru dari Grand Champa yang dikembangkan di lahan seluas 1,2 ha di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.

1 (One) Park Residences mengalami revisi desain secara radikal mulai dari desain arsitektural (tampilan fasad, denah tiap unit dan struktur bangunan), harga penawaran dan jumlah unit. Jika dulu sewaktu masih bertajuk Grand Champa hanya merangkum 95 unit dalam tiga tower, kini dipasarkan sebanyak 366 unit juga masih dalam jumlah menara yang sama.

“Unit-unit 1 (One) Park Residences dibuat lebih kompak, disesuaikan dengan permintaan pasar yang sebagian besar eksekutif dan keluarga muda. Ada pun unit-unit yang tersedia 10-15% lebih kecil dari unit Grand Champa yang dimulai dari 264 m2 – 1158 m2,” urai Direktur PT Intiland Development Tbk, Utama Gondokusumo.

Denton Corker Marshall (DCM/Duta Cermat Mandiri) masih dipercaya sebagai konsultan arsitekturnya. Konsep desain tropikal akan tetap dipertahankan. “Yang ditiadakan hanya fasilitas private pool dalam tiap-tiap unitnya. Tapi secara keseluruhan tetap mengacu pada proporsi 60:40 area terbangun,” tandas Utama.

1 (one) Park Residences ditawarkan ke pasar mulai harga Rp10 juta-12 juta/m2. Pembangunan direncanakan rampung pada 2010 dan diperkirakan menelan investasi senilai Rp300 miliar. Sumber dana diharapkan berasal dari pembayaran konsumen, pinjaman bank dan perseroan (belanja modal).

Iklan

Wisma Manulife Dijual

PT Intiland Development Tbk secara resmi mengumumkan penjualan Wisma Manulife, Jl Raya Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Gedung perkantoran sewa dengan tingkat okupansi sebesar 95% itu dijual dengan harga penawaran Rp89 miliar.

Presiden Direktur PT Intiland Development Tbk Lennard Ho Kian Guan mengatakan, motivasi penjualan Wisma Manulife adalah untuk menyokong pengembangan bisnis perseroan. “Hasil penjualan gedung perkantoran ini akan digunakan untuk membiayai future development proyek-proyek perseroan seperti 1 Park Residences di Gandaria, Jakarta Selatan dan pengembangan Ngoro Industrial park di Surabaya,” papar Lennard.

Saat ini tercatat tiga sampai empat investor lokal yang meminati Wisma Manulife. Di antaranya adalah investor yang memiliki bisnis berbasis manufaktur.