Tamansari Sudirman, Masuki Pasar Gemuk

Tinggal di tengah kota Jakarta menjadi impian banyak orang, tak terkecuali pekerja. Sayangnya, sebelum terwujud, impian itu harus pupus lebih dulu karena dihadapkan pada realitas pahit. Harga tanah dan rumah sudah menembus langit-langt impian itu. Tak terjangkau, tidak bagi eksekutif muda bergaji pas-pasan, apalagi masyarakat berpenghasilan marjinal (MBR).

Meski demikian, toh realitas itu tetap dipandang PT Wika Realty, BUMN anak perusahaan PT Wijaya Karya, sebagai tantangan. Mereka beranggapan, di balik tantangan itu pasti ada peluang besar. Itulah mengapa, mereka kini tengah giat membangun apartemen kelas menengah dengan harga lumayan rendah. Dikhususkan bagi psaar berprofil eksekutif muda. Lokasi apartemen bertajuk Tamansari Sudirman ini berada di Jl Bek Murad, Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

“Kami melihat ceruk pasar seperti ini meruapakan peluang besar yang belum digarap dengan maksimal. Banyak eksekutif muda tinggal di kamar kos-kosan yang kondisi fisiknya memprihatinkan. Kami memberi pilihan kepada mereka untuk tinggal di apartemen yang lebih nyaman dengan lokasi yang betul-betul strategis,” ujar Presiden Direktur PT Wika Realty, Muhammad Nawir.

Lokasi apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 4.500 m2 memang strategis. Dapat diakses melalui Jl Prof Dr Satrio, Mega Kuningan, sebelum masuk ke Jl Bek Murad di depan Sampoerna Strategic Square. Bisa juga dari Jl Rasuna Said terus ke Jl Setiabudi Barat sebelum bertemu Jl Bek Murad. Apartemen ini juga sangat dekat dengan beragam fasilitas seperti ITC Kuningan, Mal Ambasador, Plaza Semanggi, RS Jakarta, dan Universitas Atmajaya.

Ada tiga tower apartemen yang akan dibangun. Tahap pertama dikembangkan dua tower sebanyak 450 unit. Tower A setinggi 16 lantai menghadap ke Jl Jend Sudirman dan Tower B setinggi 18 lantai menghadap Jl Casablanca. Tamansari Sudirman menawarkan varian unit satu kamar tidur tipe studio (29 m2) dengan harga perdana Rp280 juta dan tipe penthouse 96 m2 dengan tiga kamar tidur dan tipe 144 m2 dengan empat kamar tidur plus kamar pembantu seharga mulai Rp1,3 miliar. Apartemen ini dijual dengan sertipikat hak milik (strata title).

Berbagai fasilits rencananya baka dibangun seperti kolam renang, sport club, business center, restoran, kafe, minimarket, sarana parkir di lantai basement berkapasitas 150 mobil. “Juga tersedia dapur umum yang bisa digunakan para penghuni tipe studio,” ungkap Tony Eddy, chairman Tony Eddy & Associates (TEA) selaku project marketing consultant.

Tony mengatakan, lokasi yang strategis dan harga yang terjangkau membuat apartemen ini sangat diminati. “Baru beberapa bulan dipasarkan dan belum diluncurkan tower A sudah habis terjual,” katanya. Pembeli berprofil end-user dan investor yang hendak menyewakan apartemennya.

Jika menggunakan fasilitas KPA, pembeli tipe studio dengan DP 20%, hanya mencicil setiap bulan sebesar Rp2 jutaan. Sementara harga sewa kamar kos saat ini sudah mencapai Rp3,5 juta per bulan. Bagi end-user, apartemen ini tentu lebih murah dan bisa dimiliki. Sementara bagai investor, bisa disewakan dengan harga di bawah harga kamar kos dan masih bisa mendapat keuntungan lebih. Menurut hitungan Tony, potensi harga sewa apartemen Tamansari Sudirman mencapai Rp36 jutaan per tahun dan bisa balik modal kurang dari 10 tahun.

Besar kemungkinan apartemen Tamansari Sudirman akan menuai simpati pasar seperti Sudirman Park yang dibangun Grup Agung Podomoro (PT Surya Gading Mas Sakti ) di Jl KH. Mas Mansyur Kav. 35, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Tamansari Sudirman. Saat dipasarkan pada awal 2004 lalu, apartemen Sudirman Park laris manis bak kacang goreng. Selain lokasinya yang strategis, bebas 3 in 1, harganya pun terjangkau. Saat itu, apartemen yang dibangun di atas lahan empat hektar (2.320 unit) dijual strata title dengan harga mulai Rp230 juta.

Taka Wong, marketing executive Casablanca Realty, melihat peluang apartemen kelas menengah di pusat kota sangat besar. “Pasarnya besar tapi pasokannya sedikit,” ujar Taka yang pernah bergabung di agen properti Roy Weston Indonesia. Apa yang dikatakan Taka Wong memang benar. Pasokan apartemen kelas menengah di tengah kota Jakarta masih berbilang hitungan jari tangan. Selain Sudirman Park, terdapat Satrio Residence (116 unit) dan Sudirman Residences (209 unit). Dua terakhir yang sama-sama berlokasi di tengah kota ini bahkan ditawarkan hanya dengan harga Rp250 juta-300 juta/unit. Catatan prestasi penjualannya pun mencengangkan. Ludes terjual kurang dari setahun. Wajar jika PT Wika Realty masuk ke pasar pada saat ini.

Tamansari Sudirman hanya akan bersaing dengan proyek baru Karbela Residence yang juga belum secara resmi dilansir. Apartemen yang dikembangkan Grup Graha Permata Properindo ini berlokasi di Jl Karet Belakang, Jakarta Selatan. Ditawarkan sebanyak 70 unit dengan tipikal hibrid yakni 30 unit berstatus sewa dan 40 unit strata title. Dimensinya bervariasi, antara 24 dan 44 M2. Harga unit yang dijual dimulai dari Rp250-an juta. Sementara harga sewa sekitar 10%-nya dari harga jual per tahun.

Sedikitnya pasokan tentu juga lantaran ketersediaan tanah yang terbatas dan harga yang sudah sangat tinggi. Sehingga hanya pengembang yang sudah lama memiliki lahan atau yang mendapatkan lahan dengan harga miring yang dapat membangun apartemen kelas menengah. Selain itu para pengembang saat ini tengah asyik membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) yang sejatinya juga merupakan apartemen bergenre sama. Sayangnya, rusunami yang finishing dan fasilitasnya hanya beda sedikit dengan apartemen kelas menengah banyak dibangun di pinggir kota.

Pembangunan apartemen Tamansari Sudirman sendiri mulai dilakukan bulan Juli 2008 dan rencananya akan diserahterimakan pada November 2009.

Sumber: Yuniar Susanto

Iklan

16 Tanggapan

  1. Bohong ah kalo dibangun diatas 4500 m2,kita dah survey tuh…..tanah sebelahnya malah masih ada penghuninya…itumah cuma 2000m2…kaga punya lahan parkir untuk semua kamar…kaga ter-organize dengan baik

  2. iya, kantorku suamiku di WTC, sering lewat situ. sempit sekali lahannya. ya mending apartemen sudirman park atau taman rasuna lah…

  3. awalnya saya tertarik juga sih. tapi banyak denger tanggapan negatif dari forum2. terutama soal lahan yg sempit itu. kayaknya gak bonafit yah. kalo buat invest bisa rugi yah. kayak kos2an aja jadinya

    • reputasi pengembang bisa dicek di situs resmi mereka. ada rekam jejak yg bisa ditelusuri. silakan berkunjung ke situs mereka

  4. inget kasus apartemen pallazo, jadi ragu2 nih. beginilah kalo punya duit pas-pasan. kita ketemunya apartemen yang gak bonafit, gambling dah

  5. Mungkin Wika ditipu kali……….

  6. Iya temen aku juga beli disana, sampe nyesel banget. Piye toh parkire rebutan.

  7. @Mbak Ida dan Mas Alex….

    Terima kasih atas kunjungannya, kalian suami istri atau ada hubungan pertemanan? (IP address komputernya sama sih hehehehe, maaf saya sedikit usil)

    Mengenai luas lahan, kendati tidak besar, bagi pengembang fine-fine saja. Mereka toh menerapkan prinsip optimalisasi lahan. Area parkir kan bisa disiasati dengan opsi parkir basement, ground atau building.

  8. Dear hilda, that’s true we are couple. But it’s not your bussiness….! At first we were interested with taman sari adv, but after we heard from friend and surveyed we decide not to take . Thank’s

    • Absolutely, it’s none of my business, at all….! and it doesnt matter you decided to take that apartment or not, coz….it’s none of my business, at all.

      FYI, i’m only an author who is very interested in property issues. nothing more, nothing less. thanx for reading my article.

  9. lega akhirnya proyek ini selesai juga…
    aku salah satu sub kontraktor yg pegang ME nya mba…

  10. Taman Sari Sudirman secara fisik dan lokasi cukup bagus terutama karena dekatnya dengan sudirman dan halte busway. Kami juga melihat beberapa kolega kami yang hanya bekerja di Jakarta dan memiliki keluarga di luar jakarta membayar sewa (kos – semi apartemen) di sekitar daerah ini dengan harga yang cukup tinggi (3-5jt). Kami membeli apartemen ini untuk investasi. Harga sewa yang disebutkan per bulan oleh pengembang, adalah tawaran yang cukup menarik untuk kami. Dengan menggunakan fasilitas KPA, yang kami siapkan hanya uang muka, dan selebihnya apartemen akan terbayar dengan sendirinya.

  11. saya punya 2 unit di TS sudirman, yang nyewa malah rebutan, pasang iklan di internet, dalam 3 hari sudah tersewa minimal setahun. so, i think it’s a very good investement. kalau ada yang jual malah pinegn beli lagi.

  12. Kok apt tamansari bermasalah karena perkara dan dalam sengketa??ada apa yah?kita selaku calon investor kan takut.bc kompas sabtu tgl20nov2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: