Kuningan City Tembus Rp17 juta/m2

Tak sia-sia, Kuningan City menggandeng partner internasional, di antaranya  DP Architects Singapura sebagai perancang masterplan dan PTI Architects sebagai arsitek lokal pelaksana dokumentasi. Sedangkan Bennit Design Group dipakai untuk konsultan lansekapnya.

Tak percuma juga mereka mengubah konsep dan fondasi serta struktur setengah jadi Kuningan City yang sebelumnya dimiliki oleh PT PUtra Surya Perkasa sebelum diambil alih PPA ini. Sebab, sejak diluncurkan awal tahun ini, Kuningan City telah mencapai kenaikan harga 30% menjadi Rp17 juta/m2 dari sebelumnya Rp13 juta-14 juta/m2.

Lonjakan harga ini terjadi penguatan demand untuk apartemen kelas menengah di CBD Jakarta. Dus, kalangan kelas menengah ini semakin bertambah jumlahnya. Dan mereka sangat membutuhkan hunian yang representatif.

Dikatakan CEO Kuningan City, Eddy Mu’min penguatan demand ditandai dengan prestasi penjualan yang signifikan yang terjadi justru di tengah kondisi ekonomi yang sulit. “Hingga kuartal ketiga Denpasar Residences tower Kintamani terjual hingga 85% sementara tower Ubud yang baru dirilis awal bulan lalu terserap 20%. Total unit yang ditawarkan sebanyak 900,” ungkap Eddy seraya menambahkan, dengan dimulainya pembangunan Kuningan City (progres lapangan telah memulai tiang pancang), harga apartemen bakal terus terkerek.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: