Albros Land Development, New Comer Yang Ekspansif

Bisa jadi belum banyak yang familiar dengan developer yang satu ini. Albros Land Development, demikian namanya, memang baru dikembangkan akhir tahun 2004. Ditambah, proyek perdana yang dikembangkannya jauh dari Nusantara, yaitu di Uzbekisthan. Proyek perdananya itu berupa hotel yang berlokasi di jalan utama ibukota Uzbekisthan. Hotel ini merupakan hasil take over dari pengembang lokal yang kemudian dikembangkan menjadi hotel bintang 5 yang memiliki 250 kamar.

Dipilihnya negeri di belahan Eropa Timur tersebut mengingat bisnis utama perusahaan yaitu minyak mentah dan batu bara ini berjaring bisnis ke negeri tersebut. “Nah, kesempatan yang ada saat itu ada di Uzbekisthan. Lokasi proyeknya strategis dan pasarnya potensial,” ungkap Direktur Utama PT Albros Land Development, Zaky Masyhur.

Usai menggarap proyek tersebut, pada tahun 2006 mulai masuk ke negeri sendiri. Lokasi pilihannya yaitu kawasan Pecatu Indah Resort, Bali. Berupa hotel bintang 5 dan diberi nama Le Grande Suites. Tak beda dengan proyek di Uzbekisthan, proyeknya kali ini juga didapat dari membeli proyek mati. Menurut Zaki, proyek makrak tersebut dibelinya dengan kondisi pembangunan yang masih 10%. “Pembangunannya baru tahap upper ground,” kata Zaky.

Juga mengacu pada motto utama di bisnis properti, take over ini pun didasari oleh lokasinya yang strategis, serta kawasan Pecatu yang berpanorama indah. Kawasan resor terpadu yang tenar dengan Pantai Dreamland itu sendiri sudah dikembangkan kembali dengan icon barunya area New Kuta.

Tak hanya mendasar pada lokasi yang potensial, Albros Land Development juga sadar sebuah pengembangan properti harus dikonsep berdasarkan kebutuhan pasar. Maka La Grande Suite yang berdiri di tengah lapangan golf berstandar internasional 18 holles dikembangkan dengan konsep resort,  merangkum 190 kamar. Dipasarkan secara strata title, saat ini telah terjual 70%, dengan penawaran harga mulai Rp2,6 miliar. Direncanakan, proyek ini akan rampung pada bulan bulan November ini.

Dengan pendanaan yang kuat PT Albros Land Development terus menelurkan proyek baru. Zaky mengungkapkan dalam pengembangan proyek-proyeknya tidak menggunakan jasa perbankan. Semua murni modal perusahaan yang memang telah dipersiapkan untuk bisnis barunya tersebut. Untuk itulah, Albros terus meneruskan peluncuran proyek-proyek baru. Saat ini Albros juga sedang menggarap proyek vila di daerah Krobokan yang diberi nama Jay’s Villa. Lalu, sejak tahun lalu Albros sudah meretas proyek di dalam kawasan Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Untuk yang satu ini, Albros membeli sebidang tanah seluas 15 Ha dari pengembang proyek terebut dan dikembangkan menjadi cluster perumahan. Diberi nama Taman Alpensia, tipe yang ditawarkan terbilang banyak. Mulai dari ukuran 182m2 (tipe Nouvelle), hingga 388 m2 (Mont Blanc), bahkan tersedia kavling berukuran 1.000 m2 dengan harga mulai dari Rp1,1 miliar.

Jika disimak, proyek-proyek yang dikembangkan Albros, ”dekat” dengan alam. Tidak saja hotel-hotelnya yang dikonsep resor, Taman Alpensia pun demikian. Dipakainya konsep ini mengingat lokasi perumahan ini berada di perbukitan. “Kontur tanah yang berbukit-bukit tetap dipertahankan, sehingga kesan alami sangat kentara tanpa ada bagian yang dibuat-buat,” kata Zaky. Termasuk proyek paling anyarnya yang diluncurkan tengah tahun ini bernama Sawangan Village. Menggunakan bendera PT Patrialand Utama Development, proyek yang berlokasi di Jl Raya Mochtar, Sawangan, Depok, Jawa Barat, itu mengusung moto nature meets life. “Proyek ini menyatukan properti dengan lingkungan yang alami dengan konsep klaster,” terang Zaky.    Sawangan Village akan dikembangkan di lahan seluas 30 hektar dan bakal merangkum 2 ribu unit rumah dengan aneka tipe, mulai dari tipe 30/72m2 sampai 200/240. ”Proyek ini kami kembangkan dengan variatif, dengan harga berkisar Rp100 juta hingga Rp600 juta/unitnya,” jelas Zaky. Diimbuhi, dengan harga yang sesuai pasar di daerah Depok, proyeknya cukup diminati pasar. Dipasarkan sejak dua bulan lalu, Sawangan Village telah berhasil menjual 200 unit dari 2 cluster tahap pertamanya. Proyek ini akan memiliki beragam fasilitas, seperti tempat ibadah, ruang komersial, sport center, sarana pendidikan hingga rencana feeder busway menuju Jakarta.

Lebarnya rentang pasar yang dimasuki Albros, karena menurut Zaky, semua pasar memiliki potensi yang berbeda dan harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Karena itu, meski semua proyeknya belum ada yang tuntas, Albros sudah mempersiapkan sebuah proyek baru untuk tahun mendatang. Kali ini berupa twin office tower setinggi 20 lantai yang akan menjadi icon baru Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan.  Karena masih dalam tahap perancangan, untuk sementara pihaknya belum mau mengungkapkan nilai proyek anyarnya ini. Tapi yang jelas, sesuai dengan prinsipnya, pembangunan proyek ini pun tanpa menggunakan pinjaman dari bank.

 

 

Sumber: M Hardiansyah

 

 

 

Iklan

4 Tanggapan

  1. Dengan model recovery sebuah bisnis yang stag, tentunya perlu capital yang besar apalagi dalam bisnisnya Albros tidak bermitra dengan Bank. Jelas capital dari funding agency luar negeri sangat membantu teurtam menyangkut membangun trust dan saya acungkan jempol kepada sleuruh personil di Albros bisa melakukan loby dan negoisasi untuk mendapatkan modal tersebut.

    bravo…

  2. Saya salah satu orang yang akan mengambil kpr sawangan village..dengan membaca profile pt patrialand moga2 perumahan ini bisa terealisasi sebaik-baiknya..

  3. saya salah seorang yang telah mengambil KPR rumah di sawangan village , akad kredit bulan november , janjinya 8 bulan rumah sudah selesai dan serah terima kunci, tapi sampai bulan ini (10) october masih belum selesai bahkan jalan dan drainase belum ada , mana tanggung jawab PT Patrialand Utama dan Albatros

  4. saya juga salah seorang konsumen sawangan village dengan cara KPR, janjinya 8 bulan selesai, saya akad kredit dari bulan maret 2011 namun hingga saat ini pembangunan rumah saya masih 0% alias masih tanah..mana tanggung jawabnya dari pihak developer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: