Pembangunan Kota Kasablanka Dilanjutkan Kembali

Setelah sempat terhenti selama 3 bulan, superblok Kota Kasablanka kembali dilanjutkan pembangunannya. Kepastian ini diutarakan oleh Chairperson Pakuwon Group Alexander Tedja, Kamis (26/2). “Tidak ada alasan kuat bagi kami untuk melakukan peninjauan kembali atau menunda proyek. Sebab, jika itu dilakukan ongkosnya terlalu tinggi. Sekarang ini, lebih baik kami memegang komitmen. Kendati sempat tidak ada aktifitas, crane-crane sempat diturunkan, namun itu bukan hal krusial. Kami mengevaluasi desain proyek keseluruhan,” ungkap Tedja.

Evaluasi desain yang dimaksud Tedja adalah redesign. Terdapat perbedaan fundamental dalam desain baru dibandingkan dengan yang lama. Jika pada rancangan awal, Kota Kasablanka terdiri atas satu tower hotel bintang 5,  4 tower  apartemen, satu tower perkantoran dan shopping center seluas 150.000 m2. Dalam desain baru mengalami reduksi di beberapa bagian. Apartemennya yang dinamakan Casa Grande hanya tinggal 2 tower saja; Avalon dan Mirage tower yang keseluruhannya berjumlah 400 unit. Sementara ukuran pusat belanjanya menciut menjadi hanya 110.000 m2. Menariknya, pusat belanja ini akan dilengkapi dengan mosaic walk yakni pusat entertainmen dan kuliner sepanjang 1.000 m.

Dengan ‘penyederhanaan’ desain itu pun, Grup Pakuwon melalui anak usahanya PT Elite Prima Hutama, tetap harus merogoh kocek lebih dalam. Sebab, aku Tedja, ongkos meneruskan kembali pembangunan proyek yang sebelumnya terhenti itu jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun dari awal. Asal tahu saja, Kota Kasablanka dulunya merupakan proyek milik PT Bentala Sanggrahan. Dibutuhkan dana tak kurang dari Rp2,1 triliun untuk mewujudkan proyek ini.

Dikatakan Tedja, dari nilai sebesa itu, Rp1 triliun di antaranya merupakan modal perusahaan. Sisanya diambil dari hasil pre-sales dan perbankan. “Namun, kredit konstruksi dari bank belum kami gunakan. Kami masih memiliki arus cashflow yang lancar,” jelas Tedja.

PT Elite Prima Hutama menjadwalkan proyek yang berdiri di atas lahan 9,5 Ha itu akan rampung pembangunannya pada akhir 2012. Secara bertahap, mereka akan melakukan topping off Mal Kota Kasablanka pada akhir Maret 2009. Operasionalnya pada akhir 2010, berbarengan dengan mosaic walk.  Saat ini, Mal Kota Kasablanka sudah tersewa 63%. Anchor tenan yang telah memerikan konfirmasi di antaranya Debenhams, Cinema XXI, Gramedia, Amazone Games Center, Fmily Entertainment Center, Index Funiture, Ace Hardware, Electronic Solution, dan Toys R Us. Sementara Casa Grande Residence mulai serah terima pada pertengahan 2011.

Untuk hotelnya, PT Elite Prima Hutama belum menunjuk operator secara resmi. Tapi, mereka sudah mengantongi beberapa brand bintang lima. Begitpula untuk office yang nantinya berkonsep hibrid. Mengombinasikan unit-unit strata title dan lease.

5 Tanggapan

  1. Lha? Sogonya koq bisa ga jadi?

    nama yang mencuat tempo hari itu ya Debenhams

  2. penulisan judulnya salah yg bener
    Pembangunan Kota Kasablanka Dilanjutkan Kembali
    pada judul anda kurang huruf K pada kata dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: