Mawar Square Memotong Jalur Belanja ke Pulau Jawa

Banjarbaru merupakan kota yang tengah berkembang dan dirancang sebagai pusat bisnis di Kalimantan Selatan sejak 1999 silam. Akses dan kualitas infrastrukturnya lebih baik dibandingkan dengan kota Banjarmasin yang notabene ibukota provinsi ini. Lokasinya  sangat strategis, tidak jauh dari Bandar Udara Syamsudin Noor. Tak aneh jika dalam perkembangan aktualnya, Banjarbaru bertransformasi menjadi kota transit berbagai kota se-Kalimantan Selatan. Dus, transaksi bisnis lebih aktif dan dinamis terjadi di sini.

Menilik potensi yang dimiliki kota baru ini, para pengembang tak membiarkannya menjadi mubazir. Mereka berlomba menyulap Banjarbaru sebagai kanal tepat untuk  berinvestasi dengan segudang tawaran yang menarik. Walhasil berbagai jenis properti tumbuh subur di kota yang memiliki luas wilayah 371,30 km² ini, terutama perumahan. Bahkan, tidak lama lagi, Banjarbaru akan memiliki pusat perbelanjaan sekelas mal. Adalah Grup Mawar melalui PT Diyatama Banua Raya yang bakal mendirikan pusat perbelanjaan bertajuk Mawar Square. ”Kami termotivasi oleh kebutuhan yang sangat mendesak akan tempat berbelanja yang representatif sekaligus sebagai fasilitas hiburan warga Banjarbaru yang populasinya tertinggi di Kalimantan Selatan yakni sebanyak  164.216 jiwa,” ungkap Mawardi, Presiden Direktur Grup Mawar. Pengembang lokal ini sebelumnya membangun perumahan Griya Mawar Asri, Chantique, Grand Mawar City, dan rumah sakit Mawar.

Wakil Walikota Banjarbaru Ruzaiddin Noor menyambut baik dibangunnya Mawar Square. Menurutnya, ”Daya beli masyarakat Banjarbaru itu tinggi, namun fasilitas kota  belum lengkap. Sayang jika potensi ini diabaikan dan tidak digarap maksimal. Dengan adanya pusat belanja dan hiburan seperti Mawar Square, aktivitas kota ini pun mungkin akan sama dinamisnya dengan kota-kota di Pulau Jawa.”

Kota penghasil intan ini memang belum memiliki pusat perbelanjaan. Selama ini warga kota  harus ke Banjarmasin, atau ke luar pulau untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk life style. Di Banjarmasin sendiri saat ini hanya ada satu ruang komersial ritel yakni Duta Mal. Galib jika mal ini senantiasa disesaki pengunjung. Tidak hanya oleh warga Banjarmasin, juga Banjarbaru dan Martapura yang jarak tempuhnya hanya 5 Km.

Mawar Square sendiri akan dikembangkan di atas lahan seluas 35.000 m2. Terdiri atas mal, hotel, dan shopping arcade. Konsep yang ditawarkan adalah integrated mixed use entertainment dan shopping dengan keutamaan pada fitur  food arcade-nya yang disebut The Food Promenade. Dengan rancangan open air dan dual shop front, The Food Promenade yang terdiri atas 2 lantai loft, akan dilengkapi the plaza sebagai  open oven space. “Diperuntukkan bagi aktifitas event dan promotion yang akan menghidupkan aktifitas berbelanja,” ujar Irvan Sjahreza, Direktur Design Platform, konsultan yang mendesain Mawar Square. Tahap pertama akan dibangun mal setinggi tiga lantai (22.000 m2) yang semua kiosnya disewakan. Sementara hotel yang berisi 100 kamar dan berkelas bintang 3, masuk dalam pengembangan tahap kedua.

Lokasi pusat belanja ini berada di Km 36,8 Jl. Ahmad Yani. Ini merupakan jalur utama di Kalimantan Selatan yang berujung di Banjarmasin. ”Mawar Square diciptakan sebagai  satu-satunya pusat perbelanjaan dan bisnis yang akan mengakomodasi kebutuhan berbelanja, bersosialisasi, dan berbisnis dari 70% populasi seluruh Kalimantan Selatan. Kami juga berharap ia dapat menjadi ikon bagi kota Banjarbaru dan pemicu bagi perkembangan kota lainnya seperti Martapura, Binuang, Tanjung, dan kota-kota lainnya di propinsi ini,” papar Mawardi.

Untuk anchor tenant, Mawardi mengaku tengah bernegoisasi dengan para kandidat yang sebagian besar merupakan tenan yang tak asing kita jumpai di berbagai pusat belanja.  Sementara untuk pendanaan, selain modal sendiri juga melalui pinjaman bank. Sebagai pengembang lokal, Mawardi bangga jika bisa proyek ini dapat terwujud. Maklum saja, agak sulit bagi pengembang lokal untuk meyakinkan para tenan yang sebagian besar berbasis di Jakarta dengan cakupan bisnis skala Nasional. Dijadwalkan, pusat belanja ini beroperasi pada awal 2011. Jika melihat potensi yang ada, tak keliru Mawar Square dikatakan berpeluang diisi para tenan popular serta ramai didatangi pengunjung dan para shopper yang  selama ini berbelanja di mal-mal Surabaya, Makassar atau bahkan Jakarta.

”Ibaratnya, kami hadir untuk ’mencegat’ warga Kalimantan ke Jakarta atau kota lainnya di Pulau Jawa,” imbuh Mawardi.

Sumber: Y Susanto

Iklan

Satu Tanggapan

  1. MAWAR GROUP jangan cuma promosinya yang terlalu muluk, tapi kenyataannya sangat pahit. Unit saya di GRAND MAWAR CITY saja sudah setahun lebih lunas belum selesai juga sampai sekarang. Komplain2 kami juga tidak pernah ditanggapi oleh Managemant GMC. bisanya cuma janji2 melulu. Promosinya saja Real Estate tapi kualitas bangunan RSS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: