1 Park Residences, Hunian Representatif dengan Harga Kompetitif

Keberhasilan sebuah proyek tidak melulu bergantung pada lokasi, lokasi, dan lokasi. Kendati hal ini haram dinafikan, lokasi bukanlah satu-satunya yang sangat menentukan. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah momentum.

Banyak yang menyayangkan tindakan PT Intiland Development Tbk., yang menganulir pembangunan Grand Champa. Padahal, ketika proyek ini dirilis pada Juni 2005 silam, situasi pasar tengah dalam sentimen positif. Meski sempat digoyang isu kenaikan tarif BBM, namun catatan Bank Indonesia (BI) menunjukkan kurva progresif. Penjualan apartemen pada kuartal kedua saat Grand Champa dilempar ke pasar, naik 176 basis poin menjadi 86,61% dibandingkan kuartal sebelumnya.  Kala itu, harga jual juga mengalami peningkatan 2,38% dari sebelumnya berkisar Rp7,8 juta/m2 menjadi Rp7,99 juta/m2.

Hal ini memungkinkan apartemen sejumlah 96 unit tersebut berpeluang besar terserap pasar.  Segmen pasar yang dibidik Grand Champa juga bukanlah yang sensitif terhadap besaran angka. Mestinya, dengan harga penawaran perdana sebesar Rp16 juta/m2, tidak menjadi masalah.

Dus, lokasinya di kawasan Gandaria, Kebayoran Baru, tak bisa dimungkiri masih terhitung elit dan diincar oleh kalangan berduit. Begitupula konsep rancangannya yang seistimewa karya Duta Cermat Mandiri (Denton Corker Marshall) lainnya.  Pada saat itu, Grand Champalah satu-satunya apartemen yang diciptakan memiliki pool deck pada setiap unitnya. Selain tawaran kenyamanan, privasi dan eco friendly. The Pakubuwono Residences (Grup Agung Podomoro), sebagai kompetitor terdekatnya pun, tidak menawarkan hal itu.

Galib jika hasilnya, menurut pengakuan Suhendro Prabowo, Vice President Director and Chief Executive Officer Jakarta, PT Intiland Development Tbk., dalam sebuah kesempatan, Grand Champa diminati banyak pembeli. Sebelum urung dibangun, telah terjual 30% dengan komposisi pembelian, 60% di antaranya tunai, sisanya tunai bertahap dan memanfaatkan fasilitas KPA.

Kini, dengan motivasi serupa, PT Intiland Development Tbk kembali masuk pasar.  Mengubur Grand Champa dan mengusung 1 Park Residences.  Lokasi dan luas lahannya tak mengalami perubahan. Masih menempati area selapang 1,2 Ha di Jl KH Syafei Hadzami, Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Proyek senilai investasi Rp325 miliar ini akan dibangun sebanyak tiga menara yang merangkum 379 unit. Masing-masing setinggi 18, 22 dan 26 lantai di mana tiap lantainya hanya berisi 6 unit apartemen. Total luas bangunan 66.000 m2, termasuk fasilitas parkir yang berkapasitas 420 kendaraan.

Ada tiga tipe yang ditawarkan, minus penthouse. Yakni tipe 3 kamar tidur dengan ukuran 138 m2, 2 kamar tidur (94 m2), dan 1 kamar tidur seluas 71,5 m2. Seluruh tipe dilengkapi kamar tidur dan toilet untuk pembantu. Bukan tanpa alasan tawaran tipikal unit ini dibuat. Bagi para eksekutif dan pasangan muda mapan berusia antara 35-45 tahun sebagai target pasar yang diincar, dimensi apartemen ini terbilang akomodatif.  Tidak terlalu luas, juga tidak sempit. Ukuran minimal 71,5 m2, dirancang untuk pasangan muda yang belum memiliki anak.  Jumlahnya terbatas, hanya 12 unit.

Desainnya kompak, dinamis, dan tentu saja mengadopsi tren gaya hidup masa kini yang butuh kepraktisan, namun sangat concern pada perubahan iklim.  Dan yang terpenting, atmosfer homey sangat kental terasa. Ini karena DCM menggagas seluruh unit 1 Park Residences memiliki teras dan banyak bukaan sehingga sirkulasi udara berjalan lancar dan cahaya matahari bisa masuk secara maksimal.

Uniknya, fasad bangunan yang dirancang modern kontemporer, kelak didominasi “warna hijau”.  Ini dimungkinkan karena pada setiap dinding penutup elevator, dilapisi tanaman rambat.  Sehingga secara keseluruhan bangunan apartemen ini tidak terkesan berat.

Untuk memenuhi kebutuhan penghuni, PT Intiland Development Tbk juga akan membangun fasilitas komersial yang berada di lantai dasar tower pertama. Di dalamnya terdapat restoran, kafe, mini market, apotek, dan laundry. Tersedia pula fasilitas lainnya seperti kolam renang, lapangan tennis, taman tropis, lintasan joging, area barbeque, yoga corner, sarana bermain, dan lain-lain. “Ruang komersial ini juga ditawarkan secara strata title,” ujar Project Manager 1 Park Residences Budiman Kurniawan. Sementara ruang serba gunanya seluas lebih kurang 70 m2 ditempatkan di tower tiga.

Harga perdana sebesar Rp9 juta/m2 atau Rp900-an juta-1,7 miliar cukup kompetitif untuk memiliki unit 1 Park Residences. Sebagai perbandingan, unit-unit sekelas di The Heights, Gandaria City, saat ini sudah mencapai level Rp11 juta-12 juta/m2. Jadi, potensi pertumbuhan harga masih terbentang luas. Tidak hanya itu, pasar sewa apartemen/hunian di kawasan ini juga terbilang aktif dengan nilai menarik.  Untuk hunian atau apartemen 2 kamar tidur di Permata Gandaria yang senantiasa sempurna tingkat okupansinya atau Taman Gandaria, harga sewanya antara 1.300-1.500 dolar AS/bulan. Tinggal dilakukan kalkulasi saja, duit Rp900-an juta yang dibenamkan di 1 Park Residences akan kembali dalam waktu 7-8 tahun.

Dus, “Tidak sekadar apartemen, juga prestis, karena lokasinya strategis, di Kebayoran Baru yang dekat dengan pusat aktifitas bisnis Sudirman dan Kuningan serta dikelilingi fasilitas umum seperti sekolah, pusat belanja, dan lainnya,” ungkap Corporate Marketing Director PT Intiland Development Tbk Susan Pranata.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. mba tipe apa aja ch
    yg ada di

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: