Dua Mega Proyek Dari Pondok Indah Group

Tak ada yang membantah, kawasan elit di Jakarta sejatinya hanya beberapa; Menteng, Kebayoran Baru dan Pondok Indah. Meski dikembangkan dalam rentang waktu berbeda, namun ketiganya memiliki fundamen serupa; kota taman tropis. Terlihat dari (jejak) konsistensi hierarki jalan dan peruntukan lahan yang jelas serta dominasi ruang terbuka hijau (RTH) lebih dari 30 persen dari total luas kota.

Berbeda dengan dua kawasan pertama, Pondok Indah tidak ditetapkan sebagai kawasan lanskap cagar budaya yang harus dilindungi. Karenanya, kawasan ini masih terbuka luas untuk ditafsir ulang. Dalam format pengembangan Pondok Indah Group, pengembangnya, kawasan elit ini haruslah menjadi elevator pertumbuhan terdepan.

Saat beberapa kawasan di sekitarnya menggeliat, Pondok Indah masih setia sebagai hunian kelas atas dengan fasilitas pelengkapnya yang juga berkasta setara. Pun begitu, Pondok Indah Group, tak tinggal diam. Mereka justru melakukan redefinisi atas status elit kawasan yang dibangunnya. Perlahan tapi pasti, sesuai kultur korporat yang konservatif dan prudent, transformasi terjadi. Elit nan hype.

Usai sukses menggiring publik menikmati gaya hidup urban dengan serial Pondok Indah Mall-nya, kini mereka secara mengejutkan membawa Area 51 sebagai destinasi baru guna memodifikasi budaya pop.

Aksi Pondok Indah Group dalam memproduksi properti baru senantiasa menjadi menu sarapan pagi yang empuk. Tak sekadar pencipta tren, juga vendor prestis dan pemberi garansi investasi bernilai tinggi.

“Tahun ini, kami fokus pada strategi bisnis pengembangan berkelanjutan dari Pondok Indah Town Center di Jakarta Selatan seluas 40 Ha dan Puri Indah Town Center di Jakarta Barat  (25 Ha),“ ungkap Direktur Marketing Pondok Indah Group, Felix Hasamin.

Untuk Pondok Indah Town Center, sedang dalam progres pembangunan adalah Wisma Pondok Indah 3. Ini merupakan leased office building yang berada di kompleks perkantoran Wisma Pondok Indah. Harga sewanya dipatok sebesar Rp150.000/m2/bulan.

Selain itu, tengah dilakukan juga pembangunan ekstensi Pondok Indah Mall I. Sementara  Pondok Indah Mall 3 dan street gallery yang bakal berlokasi di area yang kini diokupasi show room Suzuki, tengah dipersiapkan untuk segera dibangun. Konsep street gallery ini menekankan pada aktifitas hiburan, food and beverage, gaya hidup dan ekspresi sosial publik.

Kemudian berturut-turut pengembangan hotel bintang lima berkapasitas 300 kamar dan serviced apartment. Kedua bangunan ini berada di atas Pondok Indah Mall 2. Sementara di Blok 3 Pondok Indah Town Center akan dibangun 2 menara perkantoran tambahan.

Percepatan pengembangannya terus dilakukan, sehingga nantinya membentuk sebuah diamond yang terkoneksi oleh commercial bridge antarblok.. Mereka juga akan melakukan penambahan infrastruktur penunjang berupa tunnel sepanjang lebih kurang 40-50 m yang menghubungkan Kompleks Wisma Pondok Indah dan PIM 2.

Transformasi peruntukan atas Ranch Market yang berada di dekat mesjid Pondok Indah menjadi tiga high rise building (PIM 4) yang dilengkapi dengan beragam fasilitas dan fitur-fitur penunjang berteknologi mutakhir.

Di luar Pondok Indah Town Center, saat ini tengah didirikan menara ketiga Apartemen Golf Pondok Indah. Ini merupakan apartemen sewa dengan rental rate terendah mulai dari 4.000 dolar AS. Apartemen Golf Pondok Indah akan dibangun sebanyak 10 menara.

Pengembangan Puri Indah Town Center senapas dengan Pondok Indah Town Center, “Tahun ini kami awali dengan memasarkan dua tower apartemen strata title The Windsor. Awal Mei mulai tiang pancang. Tahap II adalah kelanjutan existing mall Puri Indah. Mal ekstensi ini luasnya 4.000 m2. Berikutnya adalah office building,” imbuh Felix seraya menambahkan total keseluruhan Puri Indah Town Center terdiri atas 16 high rise building.

Ke-enambelas gedung bertingkat itu masing-masing tujuh untuk fungsi perkantoran, dua hotel yang rencananya dikelola international chain bintang lima, dan tujuh menara perkantoran. Menariknya, terdapat satu menara perkantoran yang dirancang sebagai tertinggi dan land mark di Puri Indah. “Tapi ini paling akhir dibangun,” ujar Felix.

Kecuali The Windsor dan Menara Perkantoran tertinggi yang dibuat stand alone, lainnya terkoneksi oleh mal Puri Indah (connecting mall). Keseluruhan kompleks pengembangan ini diproyeksikan selesai dalam waktu lima belas tahun ke depan.

“Kami berkomitmen membangun dua proyek ini dengan kualitas terbaik. Mengakomodasi mimpi dan harapan publik melalui properti yang bernilai tinggi, aksesibilitas bagus, infrastruktur rapi, prestis dan juga elitis. Jika kami setia pada komitmen, hasil yang dituai maksimal sesuai degan ekspektasi,” tutup Felix.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: