Riscon Group, Ekspansi di Semua Lini

Betapa konstelasi bisnis dan industri properti terkini, tidak lagi membosankan. Lebih berwarna, dengan wajah-wajah belia.  Satu dari sekian banyak pemuda berprestasi di sektor ini adalah Ari Tri Priyono. Dialah yang meretas Riscon Group, perusahaan pengembang yang sekaligus bergerak di sektor jasa konstruksi dan produksi material bangunan. Bersama rekan-rekannya, antara lain M Aviv Mustaghfirin,  Ari berhasil mengalihkan pasar properti yang selama beberapa dekade dikuasai nama-nama besar.

 

Riscon Group memulai debutnya pada 2004 silam. Saat itu, mereka masih menjadikan jasa konstruksi sebagai bisnis intinya (core business). Seiring berkembangnya pemahaman dan pengalaman mereka akan sektor ini, bahkan pernah ditipu beberapa kali oleh pengembang, dua tahun kemudian justru menyandingkan jasa konstruksi dengan pengembangan. “Visi kami menjadi developer dan perusahaan jasa konstruksi yang besar, kuat, terpercaya dan profesional,” optimis Ari.

 

Berbekal visi itulah Riscon Group membentuk anak usaha PT Riscon Victory, dengan modal awal Rp500 juta. Griya Kalisuren Asri, Tajur Halang, Bogor, merupakan portofolio properti perdananya. Rumah sebanyak 250 unit yang dibangun di sini, habis terjual dalam waktu tak lebih dari satu tahun. Maklum, harganya terbilang ramah pasar, yakni Rp55 juta. Karena proyek ini termasuk kategori rumah sederhana sehat (RSH) yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

 

Menyusul keberhasilan tersebut, dikembangkan Griya Kalisuren Asri Tahap II. Tak banyak rumah yang ditawarkan, hanya 85 unit. Antusiasme pasar terhadap produk ini serupa dengan yang pertama. Seratus persen terjual.

 

Mempertimbangkan respon positif atas dua produk tersebut, Ari memutuskan mengganti ‘kendaraan’-nya dengan PT Riscon Realty. “Kata ‘realty’ lebih cocok disematkan untuk perusahaan pengembang. Jadi, untuk divisi developer, kami memakai Riscon Realty,” jelas Ari.

 

Usai bersalin rupa, kiprah Riscon Realty justru kian dinamis dan agresif. Berturut-turut selama tiga tahun terakhir, mereka telah membangun tak kurang dari sebelas properti berbagai jenis, harga dan skala. Sebut saja Mutiara Cimanggis 1 dan 2, di Cimanggis (Depok), Kalisuren Paradise 1 dan 2 (Tajur Halang, Bogor), Al Azhar Green Garden (Cibinong, Bogor), Bojong Gede Green Garden (Bojong Gede, Bogor), Cilendek Indah Green Garden (Bogor), dan Bukit Tamphayan River View (Sawangan, Depok).

 

Tidak seperti dua properti awal, yang disebut belakangan merupakan perumahan dengan harga terendah Rp200 jutaan. Terhadap hal ini, Ari menjelaskan, Riscon Realty ingin mengakomodasi kebutuhan semua kelas. “Terlebih lagi, kami harus bertumbuh, dari semua pengembang gurem, menjadi pengembang berkelas yang diperhitungkan. Tentu saja tanpa meninggalkan falsafah dan moto bisnis kami yakni jujur, kreatif dan profesional,” tukas Ari.

 

Mimpi mereka menjadi pengembang yang diperhitungkan memang tinggal menunggu waktu. Selain karena bertambahnya portofolio, juga perolehan perusahaan yang membiak. Tahun lalu, mereka mampu meraup penjualan Rp35 miliar dengan laba bersih Rp6,7 miliar. Angka Rp61 miliar diharapkan dapat terwujud untuk penjualan tahun ini dan proyeksi tahun 2012 mencapai Rp100 miliar.

 

Angka yang cukup moderat, mengingat tak hanya perumahan landed yang akan mereka kembangkan. Tahun ini, rencananya akan merambah properti komersial berupa ruko di lokasi-lokasi strategis, seperti Jl Juanda, Depok, town house di selatan Jakarta seharga Rp400 juta ke atas, serta Bukit Tamphayan River View 2 yang dibanderol sampai Rp700 juta. Sementara Kalisuren Paradise, akan dibuatkan trikuelnya. Harganya tentu saja lebih tinggi dari yang pertama dan sekuelnya.

 

Tak sebatas itu, mereka juga telah menyiapkan rancangan induk guna membangun perumahan untuk kalangan menengah ke atas (real estate) seharga lebih dari Rp300 juta per unit di kawasan Jatiasih, Bekasi, dengan luas lahan 10 Ha, di Kedung Halang, Bogor (4 Ha), town house dan  vila di daerah Cipadung, Bandung, Jawa Barat (1 Ha).

 

Kecuali lahan di Bekasi yang masih dalam proses negosiasi, seluruh lahan yang akan digarap, sudah dibebaskan. Dengan demikian total land bank yang dimiliki Riscon Realty saat ini mencapai 20 Ha. Untuk merealisasikan seluruh proyek tersebut, mereka membutuhkan dana lebih kurang Rp22, 3 miliar (di luar lahan). “Kami masih mencari kekurangannya sebesar Rp10 miliar-15 miliar. Kami terbuka untuk bekerjasama dengan pihak manapun atas dasar profesionalisme kerja dan saling menguntungkan,” imbuh Ari seraya memaparkan Al Azhar Green Garden merupakan salah satu bentuk kerjasama yang telah mereka jalin.
Jika menilik besaran dana yang mereka butuhkan, terlihat ‘kecil’ memang. Itu karena mereka mampu dengan sangat efektif dan efisien menekan ongkos produksi. Riscon Group memproduksi sendiri material bahan bangunan yang kemudian didistribusikan ke proyek-proyek mereka. Seperti kusen, pintu, ornamen dinding, serat kaca untuk pergola, besi untuk rangka pergola (car port) dan pagar.

 

Tak hanya bisnis material tambahan yang secara formal sudah berada di bawah badan hukum sendiri PT Citra Las, mereka juga mengerjakan sendiri konstruksi properti-propertinya atas nama PT Okarista Sejati, PT Hassanah Farm untuk lansekap dan PT Riscon Property untuk promosi dan pemasarannya. Dengan strategi penguasaan bisnis dari ‘hulu’ ke ‘hilir’ ini, Riscon Group mampu mencetak omset sampai Rp80 miliar tahun lalu.

 

“Tahun ini kami juga akan membuka pabrik bata di daerah Leuwi Liang, Bogor. Ini akan sangat berguna, sebab trade mark produk kami adalah bata ekspos. Selain menekan ongkos produksi, dengan membuat sendiri beberapa komponen pembangun properti, kendali mutu akan tetap terjaga. Pada gilirannya, kepuasan konsumen yang sejatinya kami inginkan,” tandas Ari.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Terima kasih untuk Riscon Realty yg masih perduli dgn masyarakat berpenghasilan rendah, saya sdh survey ke lokasi2 proyek Riscon Realty. Yg mana orang yg berpenghasilan rendah seperti Saya msh punya harapan untuk bisa memiliki rumah, kebetulan Saya tertarik ingin membeli rmh di Kalisuren Residense / Bumi Citra Asri krn harga rmh yg ditawarkan realistis dibandingkan dgn rmh yg ditawarkan oleh pengembang yg lain utk ukuran LT / LB yg sama. Dari mulai cara bayar yg mudah dan KPR syariah Dan yg paling saya salut, seluruh karyawan Riscon Realty mau menyumbangkan Fee-nya untuk dunia pendidikan ( membangun pesantren di daerah Jawa Tengah kalo saya tdk salah ) dan menerapkan syareat Islam didlm perusahaan tsb. Semoga ALLAH S.W.T selalu memberikan kekuatan, rezeki yg berlimpah atas apa yg telah dilakukan oleh Riscon Realty. Maju terus untuk RISCON Realty, Best Regard’s, REZA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: