Sumber Mesin Raya, Targetkan 4 Properti Komersial

PT Sumber Mesin Raya untuk sektor properti, memang belum begitu popular. Kendati mereka telah melahirkan beberapa portofolio properti sub sektor perumahan. Perusahaan ini lebih dikenal sebagai pemain besar di bidang permesinan konstruksi, sebagai bisnis intinya, sejak 1972.

Komisaris Sumber Mesin Raya, Darta Chandra

Pada 1983, kegairahan bisnis dan industri properti yang menjanjikan memikat mereka untuk melakukan diversifikasi usaha. Kurun waktu itu mereka bergerilya mencari dan mengoleksi lahan-lahan potensial. Hingga sepuluh tahun kemudian, melansir proyek perdana yang bertajuk Taman Sentosa seluas 125 Ha di Cikarang, Jawa Barat. Di sini mereka membangun sekitar 6.100 unit rumah berbagai tipe. Menyusul berturut-turut Bumi Sentosa I seluas 33 Ha di Cibinong, Bogor,  dengan rumah terbangun sebanyak 1.000 unit dan Grand Matoa (10 Ha) di Jakarta Selatan.

Sekuel Bumi Sentosa tengah dalam pengerjaan. Menempati area seluas 10 ha, PT Sumber Mesin Raya membangun rumah sebanyak 475 unit. Seiring berjalannya waktu, aset mereka pun berkembang. Sampai saat ini, memiliki 7 anak perusahaan. Lima di antaranya mengelola perumahan yakni PT Chandratama Griyaland, PT Chandra Purnland, PT Cenas Rayaland, PT Centranusa Propertindo, PT Cenas Menara Hijau. Satu lagi PT Sydney Metal Industry yang merupakan cikal bakal PT Sumber Mesin Raya.

Sementara lainnya baru saja melansir mixed use development The Manhattan Square di koridor Simatupan, Jakarta Selatan. Ini merupakan pengembangan terintegrasi yang memadukan 3 menara perkantoran, 1 gedung hotel dan ruang ritel di atas tanah selapang 3 Ha.

Dengan profil perusahaan seperti ini, mudah ditebak jika pada akhirnya properti menggeser permesinan konstruksi sebagai kontributor terbesar perolehan revenue mereka. Diakui Komisaris Utama PT Sumber Mesin Raya, Parta Chandra, saat ini properti menyumbang sekitar 65% pendapatan.

Mafhum saja jika lantas, mereka mengubah strategi dan orientasi bisnisnya. Properti saat ini menjadi yang utama. Untuk tahun 2012 sampai tiga tahun ke depan, perusahaan yang dikendalikan oleh dua bersaudara Patra Chandra dan Darta Chandra ini pun telah menyusun rencana untuk menelurkan kembali proyek-proyek high profile.

Tercatat, selain The Manhattan Square, sudah disiapkan dua pengembangan multifungsi lainnya di kawasan Karawaci Tangerang. Lokasinya berdekatan dengan Supermall Karawaci. Di sini mereka mengalokasikan tanah berukuran 8 Ha.  Berisi perkantoran, apartemen, ruko dan fasilitas komersial lainya.

Mixed use development yang pertama, dikerjakan pada 2014. Lahannya berada di sebelah kiri dari Jalur Tol Jakarta-Merak. Sementara yang kedua berada di sisi kanannya. Semua lahan telah kami akuisisi dan miliki. Perijinan pun sudah kami kantongi,” buka Komisaris PT Sumber Mesin Raya, Darta Chandra.

Sementara satu pengembangan lainnya adalah kawasan industri seluas 120 Ha di Cikarang. Mereka merencanakan pembangunan paling lambat akhir tahun ini. Mengejutkan juga, dengan aksi mereka untuk membangun properti yang justri diemohi oleh para pengembang lainnya.

Motivasinya jelas, “Kami menangkap peluang akan terjadi masuknya modal asing dan ekspansi usaha perusahaan-perusahaan manufaktur, consumer goods dan lain-lain yang membutuhkan pabrik, gudang atau fasilitas terkait. Kami prediksi dua sampai tiga tahun ke depan arus modal itu akan lebih deras dibanding tahun-tahun sebelumnya, pasca Indonesia masuk investment grade,” imbuh Parta

Secara keseluruhan hingga kini, cadangan lahan (landbank) yang dimiliki perusahaan seluas 200 Ha. Tersebar di kawasan Jadebotabek dan Sukabumi. Jumlah ini akan bertambah saat aksi korporat lainnya, yakni akuisisi lahan di kawasan CBD Jakarta terealisasi.

Khusus tahun Naga Air ini, mereka menganggarkan belanja modal sekitar Rp200 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan The Manhattan Square sebanyak Rp140 miliar. Sisanya untuk perumahan dan persiapan kawasan industri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: