Visi 2020 Michael Riady

Image

 

Business is in itself a power

 

Fatsun properti yang disepakati secara komunal bergantung pada lokasi, lokasi dan lokasi, kini menjadi usang. Aktualitas jaman telah menggesernya secara fundamental menjadi kekuatan pada konsep, modal dan strategi yang tepat.

“Jadi, bisnis properti adalah kekuatan yang memadukan tiga hal itu. Lokasi menjadi nomor sekian ketika kita memiliki kekuatan itu,” ujar Chief Executive Officer Lippo Malls and Retail Group, Lippo Karawaci, Michael Riady.

Usai menghentak konstelasi industri properti Indonesia dengan prestasi penjualan mencengangkan untuk mega proyek St. Moritz Penthouse and Residences, Michael mencanangkan visi 2020. Sebagai ujung tombak di sektor pusat perbelanjaan dan ritel, ia dipercaya untuk mengembangkannya hingga menyentuh kota-kota tingkat dua di seluruh Indonesia.

“Dalam sepuluh tahun ke depan, target kami lima puluh (50) pusat belanja kelas menengah atas akan terbangun. Saat ini kami telah memiliki 26 pusat belanja eksisting. Tahun ini akan dikembangkan di Solo, Semarang, Kupang, Kendari, Ambon, Bali,  Palembang, Medan dan Pontianak. Dalam membangun satu pusat belanja baru, kami setidaknya membutuhkan dana sekitar Rp250 miliar. Tapi, ini relatif. Untuk mal sebesar St. Moritz bisa lebih dari itu,” papar Micahel.

Anak muda  lulusan finance department  dari Orange County University, California, Amerika Serikat itu, memaparkan Visi 2020 sebagai tolak ukur kesuksesan Lippo Karawaci. Strateginya, imbuh Michael, antara lain berkolaborasi dengan mitra-mitra strategis lokal di wilayah garapan masing-masing. Hal ini dilakukan untuk percepatan pengembangan dan juga risk sharing. Strategi  lain adalah mengakuisisi pusat belanja eksisting yang tak berhasil menyerap pasar namun masih potensial untuk berkembang. “Kami memiliki rekam jejak bagus dalam hal ini. Cibubur Junction, Palembang Square dan Pluit Village adalah contoh sukses akuisisi kami,” tandasnya.

Memanfaatkan momentum kegairahan dan pulihnya makro ekonomi Nasional yang ditandai melonjaknya jumlah kelas menengah adalah basis pertimbangan Michael untuk lebih agresif. Juga eskalasi pengembangan infrastruktur, khususnya di Kawasan Timur Indonesia. “Itulah mengapa kami juga merambah Ambon, Kupang dan Kendari. Karena ke depan, kami memproyeksikan Kawasan Timur Indonesia akan menjadi basis pertumbuhan terdepan di Asia Tenggara. Potensinya luar biasa,” ucapnya.

Tak keliru memang jika Lippo Karawaci mempercayakan nama besar dan kredibilitasnya sebagai raja pusat belanja kepada generasi ketiga klan bisnis ini. Mengawali karir profesionalnya sebagai staf keuangan di Fidelity Investment yang bergerak di sektor investasi, dan perusahaan sektor hukum real estat Manatt, Phelps & Phillips Law Firm.

Lelaki ramah berkacamata ini telah bergabung dengan imperium bisnis Lippo sejak Agustus 2004 sebagai manajer proyek Metropolis Town Square, Tangerang. Sebelum berturut-turut melakukan transformasi besar-besaran atas Cibubur Junction dan menjadi salah satu think tank kelahiran Kemang Village serta menjadi aktor utama kesuksesan St. Moritz Penthouse and Residences. Nama terakhir ini merupakan proyek superblok yang menghimpun 11 fungsi properti dalam satu kawasan senilai Rp 11 triliun. Di antara fungsi-fungsi properti tersebut, yang paling fenomenal adalah pusat belanjanya yang saat ini terluas di Jakarta Barat dan mampu menyandingkan tenan utama tiga department store berbeda. Yakni Matahari, Debenhams dan Parkson.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: