Ciputra Kembangkan 7 Proyek Baru

 

Ekspansi strategis terus dilakukan Ciputra Group. Melalui PT Ciputra Development Tbk (CTRA), mereka membuka 7 proyek gress pada semester dua tahun ini. Di antaranya berlokasi di Semarang, Yogyakarta, Pangkal Pinang, Palu, Medan, Cirebon, dan Jambi.

Dikatakan Direktur PT Ciputra Development Tbk, Tulus Santoso, luas lahan proyek anyar tersebut 20-50 Ha. Sementara yang di Semarang, yakni CitralandBSB City, merupakan yang terbesar, yakni 100 Ha. Dan terbuka kemungkinan lahan yang dikembangkan lebih luas lagi. “Karena perumahan ini merupakan proyek kerjasama dengan skema joint venture,” ujarnya.

Ada pun kebutuhan modal kerja ketujuh proyek tersebut mencapai Rp350 miliar yang diambil dari internal cash perusahaan dan penjualan unit-unit rumah. Tulus optimis, penjualan ketujuh proyek tersebut sama bagusnya dengan portofolio eksisting.

“Kebutuhan hunian masih sangat tinggi dan belum terakomodasi maksimal. Ini peluang bagus untuk digarap serius. Rencananya, tahun depan juga kami akan meluncurkan perumahan baru lagi di beberapa kota lainnya yang baru kami masuki dan di kota-kota yang sudah terdapat asset kami,” imbuh Tulus.

Tak hanya proyek baru, di beberapa proyek eksisting, CTRA  akan melakukan penambahan atau perluasan lahan guna dibangun klaster-klaster baru. Seperti di Citra Bukit Indah (CBI), Balikpapan, Kalimantan Timur. Di perumahan yang berlokasi di Jl MT Haryono ini, akan dilakukan penambahan lahan seluas 5 Ha. Di sini dibangun klaster baru dengan harga lebih tinggi dari harga perdana pendahulunya.

Sementara untuk kinerja hingga Juni 2012, PT Ciputra Development Tbk selaku induk usaha mampu membukukan penjualan marketing (marketing sales)  senilai Rp3,057 miliar atau 47% dari target tahunan yang ditetapkan, yakni Rp6.404 miliar. Artinya, marketing sales ini mengalami lonjakan 50% dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp1.535 miliar.

Dan selama kuartal kedua tahun 2012, pendapatan perusahaan juga menunjukkan catatan positif, bertambah Rp216 miliar menjadi Rp767 miliar, dari kuartal sebelumnya sebesar sebesar Rp551 miliar. Laba kotor juga meningkat, 31% dari Rp280 miliar menjadi Rp368 miliar. Begitu pula dengan laba bersih yang beranjak 9% dari Rp83 miliar mejadi Rp91 miliar.

Jika dikumulasikan selama setengah tahun pertama, CTRA sukses mencetak pendapatan sejumlah Rp1.318 miliar atau 42% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2011 senilai  Rp927 miliar.

Lonjakan pendapatan ini berasal dari kenaikan penjualan bersih residensial Rp293 miliar dan pendapatan segmen komersial Rp98 miliar. Penjualan rumah dan ruko merupakan kontributor terbesar terhadap kenaikan penjualan bersih residensial dengan porsi Rp256 miliar atau tumbuh 50% dari periode sebelumnya Rp509 miliar.

Laba kotor dalam enam bulan pertama juga tumbuh 48% menjadi Rp648 miliar, dari Rp436. Sejalan dengan kenaikan volume penjualan produk residensial. Marjin laba kotor pada periode ini sebesar 49%, relatif stabil dibandingkan periode tahun lalu sebesar 47%. Sehinga, laba bersih CTRA naik 33% dari Rp130 miliar menjadi Rp174 miliar terhadap  target tahun 2012 sebesar Rp3.393 miliar.

Hingga saat ini Ciputra Group telah mengembangkan properti sebanyak  62 proyek yang tersebar di 29 kota di seluruh Indonesia dan 3 proyek di luar negeri yakni Hanoi, Kamboja dan Shenyang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: