APLN Siapkan 3 Proyek Reklamasi

Tiada tahun tanpa proyek baru. Begitulah agresifitas PT Agung Podomoro Land Tbk.  Tahun ini, mereka tercatat menargetkan selusin (12) proyek baru dengankurun pengembangan 2-5 tahun.  Skala lahannya bervariasi mulai dari dua hektar hingga ratusan hektar.

Tiga dari selusin proyek baru tersebut, merupakan pengembangan terintegrasi  di atas lahan reklamasi. Ketiganya adalah Pluit City, seluas 160 Ha di kawasan Jakarta Utara, Balikpapan seluas 7 Ha (2 Ha eksisting) di Jl Jend Sudirman,  dan Makassar seluas 300 Ha (15 Ha eksisting di kawasan Tanjung Bunga).

Pluit City diklaim sebagai super block terbesar di pantai utara Jakarta. Memadukan lebih kurang 10.000 unit hunian vertikal, ruko, rukan, perkantoran, pusat belanja, hotel, pusat konvensi dan eksebisi, pusat olahraga dan hiburan.

Menurut Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land Tbk, Justini Omas, saat ini mereka tengah melakukan tes pasar atas Pluit City. “Ruko dan rukan merupakan jenis properti perdana yang akan diluncurkan dan dibangun. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan riil di kawasan Pluit ini yang secara tradisi, kultur tinggal dan berusaha dalam sebuah gedung sangat melekat kuat. Jadi, itu pertimbangan utama mengapa ruko dan rukan lebih dulu yang akan kami rilis,” ujarnya.

Sementara jenis properti lain, seperti apartemen, akan mulai diperkenalkan kepada publik awal 2013.  Dan mulai dikembangkan setelah proses reklamasi rampung. Begitu pula dengan megaproyek mereka di Tanjung Bunga-Makassar, Sulawesi Selatan.

Ini merupakan calon portofolio terbesar mereka. Menurut Justini, akan dibangun dalam jangka waktu sangat panjang. Yakni antara 10-15 tahun. “Kami tengah mengkaji studi fisibilitasnya. Untuk saat ini, konsentrasi kami curahkan pada lahan eksisting seluas 15 Ha yang telah lebih dulu dikembangkan oleh mitra lokal strategis kami (PT Central Cipta dan PT Tunas Karya),” papar Justini.

Sedangkan reklamasi proyek di Balikpapan, Kalimantan Timur, akan dimulai awal 2013. Pasca mengakuisisi PT Pandega Citraniaga, APL melakukan renovasi terlebih dahulu atas pusat belanja eksisting The Plaza Balikpapan. Di sini, konsep pusat belanja yang dikembangkan lebih kepada open air mall dengan konsentrasi F n B  serta entertainment.

“Untuk segmentasi atau klasifikasi pusat belanjanya, baik yang eksisting maupun ekstensi kami rancang setara dengan Senayan City atau Central Park. Tentu, kami mempertimbangkan faktor profil pengunjung dan juga daya beli mereka,” imbuhnya.

Bersamaan dengan pembangunan reklamasi, akan dilakukan tes pasar untuk jenis properti lainnya.

Justini mengharapkan, keseluruh proyek tersebut di atas dapat memberikan konstribusi terhadap pendapatan penjualan perseroan hinga Rp4,3 triliun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: