SOHO @Podomoro City Telan Rp2,1Triliun

lokasi SOHO @ Podomoro City

 

Properti selalu menjadi alternatif investasi yang menjanjikan. Dengan pertumbuhan ekonomi yang kian stabil, kebutuhan properti di kota besar akan tetap pada posisi tertinggi. Jenis properti apa yang dapat mengakomodasi gaya hidup kaum urban yang serba praktis dan dinamis? SOHO (small office home office) merupakan opsi yang bisa dipilih. Karena aktivitas bekerja sehari-hari dan tinggal bisa dilakukan dalam satu ruangan sekaligus.

 

SOHO dapat menjadi solusi bagi profesional yang sangat menghargai waktu dan fokus bekerja di tempat tinggalnya, apalagi konsep ini juga sangat diminati di negara–negara maju. PT agung Podomoro Land Tbk (APLN) menangkap tren dan peluang itu. mereka secara resmi mulai membangun SOHO @ Podomoro City ditandai seremoni ground breaking (22 November 2012). Portofolio terbaru APLN ini dilengkapi Menara SOHO (Small Office Home Office) setinggi 40 lantai yang merupakan bangunan multi fungsi yang dapat dijadikan tempat tinggal (residential), tempat usaha (office) atau keduanya (home & office) terdiri dari 2 lantai di tiap unit nya.

 

SOHO (Small Office Home Office) termasuk di dalamnya retail (NEO SOHO), yang juga terintegrasi dengan Menara Perkantoran (SOHO Capital) setinggi 43 lantai, dengan pembagian unit SOHO Capital Low zone office untuk disewakan, sedangkan high zone Office untuk dijual (strata-title). SOHO Capital juga menggunakan teknologi lift DCS (Destination Control System) dengan menerapkan pembagian lift Low Zone dan High Zone, system informasi & komunikasi menggunakan fiber optic juga teknologi system keamanan terkini dan canggih. Sedangkan area shopping mall (Neo SOHO) setinggi 6 lantai ditambah dengan 2 lantai basement  dilengkapi dengan fasilitas parkir setinggi 9 lantai. Berkonsep “Store-within-a-Store” sebagai target high-end customers dan tenants. Tersedia lantai khusus untuk area makanan/culinary food court, high ceiling fine dining area and entertainment centre.

 

Guna merealisasikan SOHO @Podomoro City, Executive Director PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Veri Y Setiady mengungkapkan, dibutuhkan dana tak kurang dari Rp2,1 triliun yang berasal dari kocek perusahaan dan penjualan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: