Wika Realty, Daerah Sasaran Ekspansi

PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk pantas disebut sebagai salah satu pengembang yang aktif berekspansi. Saat ini setidaknya ada 18 proyek properti yang tengah dikerjakan. Untuk landed house sebanyak 11 proyek, sementara high rise  7 proyek yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia seperti Jakarta, Medan,  Bandung, Sukabumi, Depok, Balikpapan, Samarinda, Semarang, Surabaya, Manado, Kendari dan Bali.

Proyek-proyek tersebut sebagian dibangun  hasil kerjasama Wika Realty dengan pemilik lahan. Seperti dua proyek yang dipasarkan akhir tahun ini yakni kondominium hotel (kondotel) di Bali dan The Lagoon Tamansari di kota Manado, Sulawesi Utara. Untuk kondotel di Bali, Wika Realty bekerjasama dengan PT Angkasa Pura Properti, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero) yang bergerak dibidang property development.

Kondotel yang belum diberi nama ini akan dikembangkan di lahan milik PT Angkasa Pura I (Persero) seluas 1,2 hektar  di kawasan Sunset Road, Kelurahan Kuta,  sebelah barat laut patung Dewa Ruci, Simpang Siur. Terdiri atas 4 lantai dan hanya single building.  Ada 180 kamar dengan 2 tipe yang ditawarkan yaitu tipe studio seluas 32 m2 dan tipe family seluas 55 m2, seharga Rp1 miliar–2 miliar.

“Lokasi kondotel yang terletak di Sunset Road, Kuta merupakan kawasan prime area dan kawasan bisnis yang berkembang pesat di Bali. Selain itu letaknya yang cukup dekat dengan kawasan Wisata Kuta, hanya ± 15 menit dari kondotel ini, sehingga apabila dilihat dari hukum properti bahwa lokasi merupakan pertimbangan utama dalam berinvestasi, maka kondotel ini sangat prospektif untuk berinvestasi,” jelas Budi Saddewa, Direktur Utama PT Wika Realty.

Untuk operator, sampai saat ini belum ditentukan, kendati klasifikasi kondotel ini ditetapkan bintang 4. Total investasi yang digunakan sebesar Rp150 miliar dengan target penjualan sebesar Rp235 miliar. Rental guarantee yang diberikan adalah sebesar 8 % per tahun selama 2 tahun pertama.

Konsep desain bangunan kondotel, kata Budi, adalah ‘Dynamic & Iconic with Local Identities’ yaitu sebuah konsep arsitektural yang dinamis dan kondotel diharapkan dapat menjadi ‘icon’ kawasan Sunset Road tetapi tetap dengan nuansa tradisional Bali yang kuat. Sehingga bangunan ini bisa dijadikan sebagai sebuah karya seni yang difungsikan menjadi kondotel. Pembangunannya sendiri akan dimulai pada awal 2013 dan rencananya akan diserahterimakan di tahun 2014.

Sementara proyek  The Lagoon Tamansari di kota Manado merupakan hasil kerjasama Wika Realty dengan PT Filadelfia Blessing Family.  Dikembangkan di atas lahan seluas 2.500 m2 dengan konsep mixed use building, berisi apartemen, kondotel, dan commercial area. Lokasinya di pinggir laut, yakni di jalan Wolter Manginsidi, Manado. “Untuk memenuhi trend gaya hidup dan kebutuhan masa kini, The Lagoon Tamansari menawarkan desain bangunan yang modern dan stylish, fasilitas lengkap dengan beragam kemudahan yang dapat diakses dalam satu gedung hanya dengan menggunakan lift,” ungkap Ugik Sugiyanto, Manager Realty  Wika Realty.

Gedungnya setinggi 28 lantai,  The Lagoon Tamansari akan menjadi yang  terjangkung di Manado bahkan di Sulawesi Utara. Terdiri atas 183 unit, engan varian tipe Studio, 1 Bedroom, 2 Bedroom, 3 Bedroom & Penthouse  dan dipasarkan dengan harga mulai Rp400 jutaan. Sementara kondotel The Lagoon Tamansari berjumlah 187 unit, terdiri atas 2 tipe yakni Deluxe dan Suite dan dipatok Rp600 jutaan.  Investor akan mendapatkan rental guarantee sebesar 16% selama 2 tahun. Kondotel The Lagoon Tamansari akan dikelola oleh Best Western. Rencananya The Lagoon Tamansari akan selesai dibangun pada Juni 2014 dan akan mulai diserahterimakan pada September 2014.

Menerbitkan surat utang jangka menengah

Pada semester I 2012, Wika Realty berhasil meraup pendapatan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp 800 miliar. Pencapaian ini sudah 66,66% dari target pra penjualan yakni sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara tahun 2013, target pra penjualan ditetapkan sebesar Rp1,5 triliun. Wika Realty akan menyiapkan investasi sebesar Rp400 miliar yang dialokasikan untuk penambahan land bank.

 

“Sumber pendanaan untuk pengembangan proyek diperoleh dari dana sendiri maupun pinjaman bank. Di tahun depan kami juga merencanakan untuk menerbitkan  surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN)  untuk memperoleh dana segar  yang akan digunakan pengembangan usaha, termasuk di dalamnya umenambah land bank, “ papar Wijanarko, Sekretaris Perusahaan Wika Realty seraya mengatakan saat ini land bank yang dikantongi seluas 100 hektar. Terluas berada di Sukabumi dan Samarinda.

Di tahun yang sama mereka juga akan membuka kawasan perumahan baru di seluruh wilayah Indonesia. Terutama yang memiliki pendapatan asli daerah (PAD) tinggi dan potensi pasar menarik. Selain itu juga akan terus membangun produk high rise di lokasi-lokasi strategis. Tahun 2013 Wika Realty juga menargetkan untuk memiliki hotel yang dikelola sendiri.

By: Yuniar S

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: