Devas, Tiru Marina Bay Sands

Bali masih menjadi destinasi utama yang memikat. Apalagi bagi para pengembang. Tak heran,  nihil sejengkal pun lahan bebas tak bertuan. Grup Graha Cemerlang hanyalah satu dari sekian banyak pengembang yang menguasai lahan untuk kemudian menggarapnya dengan motivasi komersial. Melalui anak perusahaannya yakni PT Danau Winata Indah, akan mulai membangun proyek terpadu (mixed use) yang diberi nama Devas. Lokasinya di Jl I Gusti Ngurah Rai (By Pass Nusa Dua), Bali, yang merupakan perbatasan antara Nusa Dua dengan Jimbaran.

 

“Potensi Bali masih sangat menjanjikan. Salah satu destinasi wisata yang sangat menarik di dunia. Dan proyek ini akan menjadi icon baru di Bali,” kata Candra Wijaya, President Director PT Danau Winata Indah. Untuk mewujudkan proyek terbesar yang pernah dibangun selama 35 tahun kiprahnya di bisnis properti tanah air, Grup Graha Cemerlang telah menyiapkan investasi sebesar Rp1,2 triliun yang didapatkan dari kas internal dengan proporsi 40%, 40% dari perbankan, sisanya dari investor.

 

Di atas lahan seluas 3,3 hektar, selain dibangun apartemen, kondominium hotel (kondotel), hotel, dan shopping arcade, juga akan dilengkapi dengan art gallery, amphi theater dan sky bar and lounge terbesar di Indonesia (3.000 m2) dengan konsep seperti Marina Bay Sands Singapura. Amphi theater ini dibangun dengan tujuan menunjang pariwisata Bali karena di lokasi ini secara berkala akan digelar art and cultural event skala nasional maupun internasional.

 

“Devas dirancang sebagai pusat kebudayaan serta tempat pergelaran seni dan pariwisata karena bersebelahan dengan monumen Margarana yang melambangkan kebebasan rakyat Bali. Kami diberikan hak untuk ikut mengelola setiap kegiatan pergelaran seni dan  pariwisata di lingkungan monumen Margarana. Dan kami berencana membuat 3 event skala internasional setiap tahunnya,” kata Candra.

 

Devas juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain ballroom with facade LED screen  berkapasitas 1.000 orang, meeting room bekapasitas 100 orang, curve rooftop pool, restaurant for breakfast with a view to wedding pool and Margarana monument, curve skypark, wedding pool, salon & spa, dan apartment courtyard.

 

Untuk desain bangunan, kata Chandra, Devas diselaraskan dengan pengembangan green concept dengan arsitek koordinator berkelas internasional  yakni THG Pty Ltd Melbourne dan di dukung arsitek dari Design Scape Studio Singapore. Sementara untuk landscape akan memakai konsultan terkenal dan berpengalaman menangani design landscape hotel bintang 5 dan villa resort bertaraf internasional seperti Bulgari Resort sehingga dapat menciptakan suasana tradisional tropis Bali.

 

Project & Marketing Director PT Danau Winata Indah Eddy Arifin yakin Devas yang akan mulai diserahterimakan pada Juli 2014 akan disambut baik oleh masyarakat. “Dengan konsep baru dan fasilitas selengkap ini Devas akan menjadi resort terbaru yang diminati masyarakat. Sampai akhir Januari, kami sudah meraih penjualan senilai Rp60 miliar,” ungkapnyaseraya mengatakan segmen pasar yang dibidik adalah kelas menengah atas dari Bali sendiri maupun beberapa kota lainnya seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Makassar.

 

Kelebihan lain yang ditawarkan adalah lokasinya yang sangat strategis. Apalagi jika jalan tol di atas laut  Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa sepanjang 9,702 Km selesai dibangun. Rencananya, jalan tol yang menghubungkan kawasan Bandara Ngurah Rai dengan kawasan Nusa Dua serta kawasan pelabuhan Benoa (akses Pesanggaran)  akan open traffic pada Juli 2013. “Keberadaan jalan tol ini akan memudahkan penghuni Devas untuk mengakses semua lokasi di sekitar kawasan pengembangan,” ujar Eddy.

 

Untuk apartemen yang berjumlah 107 unit, terdiri atas Tipe Queen (38 m2) dengan harga perdana mulai Rp1,9 miliar dan King (82 m2) senilai Rp2,2 miliar. Untuk kondotel yang berjumlah 179 unit, terdiri atas dua tipe; Deluxe (38 m2) dijual Rp999 juta dan  Suite (77,7 m2) dibandrol Rp2,1 miliar. Garansi sewa (rental guarantee) sebesar 20%  selama 2 tahun, sementara tahun ke 3 sampai 10 dengan pola bagi hasil. Mereka juga memberikan masa tinggal 21 poin setiap tahunnya.  Dengan harga sewa kondotel sekitar Rp2 jutaan per malam, diperkirakan investor kondotel akan mendapatkan  break event point/BEP pada tahun ke 7

 

Sementara hotelnya berisi 412 kamar. Operatornya belum ditentukan. ”Yang pasti akan dioperasikan oleh operator yang memiliki reputasi dunia dan berkelas bintang 5,” imbuh Eddy. Sementara shopping arcade yang memiliki total luas 4 ribu m2 akan disewakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: